Senin, 05 April 2010

Microsoft Surface: Era Baru Dunia Digital



Perkembangan zaman yang semakin pesat telah membawa manusia ke dalam dunia yang tak pernah dipikirkan sebelumnya. Dunia di mana teknologi digital menjadi kebutuhan utama manusia. Oleh karena itu, tuntutan manusia terhadap para pengembang untuk bisa menyuguhkan teknologi yang diingini terus meningkat.

Microsoft Surface adalah terobosan baru dalam dunia digital. Microsoft Surface adalah komputer dengan kemampuan lebih dibandingkan dengan komputer pada umumnya. Produk yang diluncurkan pada tanggal 17 April 2008 memakai system operasi Windows Vista yang telah dimodifikasi dan berada di dalam meja berukuran 30 inchi yang ditutupi oleh permukaan reflektif dalam bingkai akrilik. Proyektor ada di di dasar dan memproyeksikan gambar ke atas permukaan. Ada lima buah kamera yang berada di dalam meja yang merekan pantulan-pantulan cahaya infra merah baik yang berasal dari jari maupun dari benda lainnya yang spesifikasinya bisa dikenali oleh Microsoft surface. Microsoft Surface bisa menerima 52 sentuhan secara bersamaan. Microsofrt surface juga bisa mengenali bahan-bahan yang ditaruh di atasnya.

Di tahun peluncurannya, Microsoft Surface mematok hara sekita $5.000 hingga $10.000 per unit dan di tahun ini direncanakan harganya akan semakin murah. Microsoft Surface akan dipakai dalam hal industri seperti perhotelan, restoran, atau perkantoran sebelum dipasarkan secara massal.

Microsoft Surface memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan komputer biasa, yaitu:

  1. Adanya interaksi langsung menggunakan tangan.

  2. Display yang besar memungkinkan pemakaian secara bersama-sama.

  3. Bisa merespon banyak titik sentuhan.

  4. Pengguna bisa meletakkan berbagai benda untuk mendapatka tanggapan secara digital.

Namun, ada beberapa kekurangan, yaitu:

  1. Harga yang mahal.

  2. Tidak praktis karena ukurannya yang besar.




Analisis Dampak menurut Rogers

1. Interactivity: Meskipun bisa dipakai secara bersama-sama, namun Microsoft Surface bisa membuat interaksi antar sesama menjadi kurang. Sebaliknya, interaksi dengan mesin dan dunia digital akan semakin meningkat.

2. Demassifications: Dengan teknologi digital yang memungkinkan seseorang untuk memilih content apa yang ingin ditampilkan saat itu juga, informasi yang sampai kepada khalayak tidak lagi menjadi sesuatu yang massal.

3. Asynchronous: Dalam Microsoft Surface, keserempakan tidak terjadi karena informasi apapun bisa diakses oleh pengguna kapanpun dia mau tanpa harus ada keserentakan.

4. Dampak Ekonomi: Dengan adanya Microsoft Surface, dunia bisnis bisa berjalan dengan lebih cepat karena tidak perlu berinteraksi langsung dengan kolega bisnis. Hal ini membuat perekonomian berjalan lebih dinamis.

5. Dampak Sosial : Dengan adanya teknologi yang memungkinkan segala sesuatu dilakukan di rumah, membuat interaksi sosial menjadi berkurang.


Oleh: Lucky Leonard (210110080276)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar